Kamu Penggemar Choipan? Kini Tidak Perlu Jauh-jauh ke Pontianak untuk Makan yang TERENAK Berkat Choipan SAHIATI

Sedari dulu Pontianak memang terkenal dengan kulinernya yang beraneka ragam dan enak-enak. Salah satu makanan yang seringkali bikin kangen adalah Choipan (bahasa Khek/Hakka) atau Chaikwe (bahasa Tio Ciu). Choipan sendiri adalah kue basah yang dibuat dari tepung beras dan tapioka yang dibentuk agar bisa diisi dengan sayuran. Khusus di Pontianak, isian atau sayur yang sering dijumpai adalah bengkoang, kuchai, talas/keladi, dan juga kacang (kacang hijau kupas).

IMG_9227 copy edit agustus 2017
Choipan kukus 4 varian isi [photo credit: dokumentasi SAHIATI]
Penyajiannya juga ada dua cara, yaitu dengan dikukus (bentuknya mirip pastel atau dimsum), ataupun digoreng (bentuknya bundar pipih)/agak gepeng). Biasanya untuk akan ditaburi bawang putih goreng pada bagian atas choipan kemudian dimakan dengan sambel terasi cair. Adapula yang mencampurkan kecap asin Singkawang (biasanya merek dua rusa, dua kelelawar, pokoke yang gambarnya sepasang binatang deh). Sejauh pengamatan aku, yang paling favorit itu adalah bengkoang yang disusul kuchai. Kalau versi aku sendiri, aku suka semuanya karena aku memang penggemar umbi-umbian, kacang-kacangan, dan sayuran.

IMG_2784 copy edit agustus 2017
Choipan bisa disantap dengan kecap asin juga [photo credit: dokumentasi SAHIATI]
Sedikit saran kalau kamu masih termasuk dalam golongan first timer Choipan tester, apabila mau mencoba semua varian isi, jangan pesan talas lebih banyak daripada bengkoang! Soalnya talas itu bikin kamu cepat kenyang, dan kacang memiliki kecenderungan yang sama. Kalau aku diberikan kesempatan memilih 10 choipan, aku akan minta 5 goreng dan 5 kukus, dengan komposisi isinya 2 bengkoang, 1 kuchai, 1 talas, dan 1 kacang.

Choipan khas Pontianak itu ada di SAHIATI

Fenomena yang cukup menarik adalah ketika melihat choipan dijual secara online dan tampilannya pun tetap menggugah selera walaupun harus melewati proses pengiriman terlebih dahulu. Kalau kamu bertanya soal rasa, aku pastikan jawabannya adalah ENAKKK (ketiknya musti pakai capslock plus kelebihan huruf K, haha, oke abaikan). Jadi, choipan berhasil menarik perhatian aku dan membuat aku tergerak menulis ini adalah Choipan by SAHIATI.

SAHIATI bermula dari Samarinda

Buat yang belum tahu Sahiati itu apa, di mana, siapa, bagaimana? Ini aku bantu ngejawab dikit ya. Berawal dari penjualan secara PO (pre order), akhirnya Sahiati yang sudah tidak sabar ingin unjuk kukusan dan penggorengan panasnya memilih tempat yang cukup strategis di Makan-Makan Foodcourt & Café, Jl. Pangeran Antasari (sebelah Pandansari Swalayan), Samarinda, Kalimantan Timur. Tidak hanya menjual choipan goreng dan choipan kukus saja, Sahiati juga menjual es krim homemade dengan sentuhan cita rasa Pontianak pula.

IMG_2310 edit agustus 2017
SAHIATI di Makan-Makan Foodcourt & Cafe, Samarinda [photo credit: dokumentasi SAHIATI]
Dari segi harga choipan yang sebijinya hanya Rp 3.000,- saja (seporsi isi 5 dengan harga Rp 15.000,-) tentunya terjangkau dengan kondisi perekonomian bubuhan Samarinda. Kalau es krim mulai dari harga Rp 10.000,- hingga Rp 45.000,- tergantung porsi yang dipilih. Rasanya juga beraneka ragam ada 12 dan favorit aku adalah es krim rasa green tea dan taro.

Saat ini Sahiati sudah bergabung dengan Es Yoanda jadi kalau kamu mau pesan es nona dan es serut khas Pontianak juga bisa. Menurutku semuanya recommended dan harganya kisaran Rp 12.000,- hingga Rp 18.000,- saja. Yang favorit itu es nona dan es campur medan. Kalau aku suka itu juga plus es kopyor dan es teler, ngga pakai alasan, I just like it.

a3 sahiati es yoanda JULI 2017 size kecil
Menu Sahiati dan Es Yoanda di Samarinda [photo credit: dokumentasi SAHIATI]
Sahiati sendiri memang berencana untuk membuka cafenya sendiri dan tinggal tunggu tanggal mainnya aja. Sambil menunggu hari itu tiba, puaskan nafsu makanmu di Sahiati @Makan-Makan Foodcourt & Café dulu ya.

Mengepakkan Sayap ke Jakarta

Setelah Sahiati cukup steady di Samarinda, owner Sahiati mencoba dengan pola yang sama lagi, yaitu dengan membuka PO di Jakarta. Hasilnya ternyata positif dan mendapat sambutan yang hangat dari pembeli. Melalui promosi lewat instagram, pemesan dapat menghubungi WA area Jakarta di 082298368800. Sangat disarankan untuk memesan paling lambat H-1, soalnya sering kebanjiran orderan sehingga varian yang kamu mau terancam kehabisan. Pesanan akan dikirimkan sesuai dengan jam yang sudah disepakati via GoSend. Selain WA, kamu juga bisa memesan lewat tokopedia.

choipan kukus kuchai rizqamalia
Choipan Kukus Kuchai Dalam Container [photo credit: Kiki Amalia (IG @rizqamalia)]
Minimal ordernya 20 biji, masih masuk akal sih, soalnya harganya dipatok sama dengan Samarinda padahal choipan ini dijual di Jakarta. Rata-rata penjual choipan di Jakarta menjual di atas harga Rp 3.000,- dan packaging-nya juga pakai mika (yang kalau kena panas berlebihan bisa melengkung). Sahiati di Jakarta juga menjual choipan kukus dan goreng, dengan 4 varian isi: bengkoang, kuchai, talas, dan kacang. Di-packing dalam container tahan panas bersticker Sahiati (biar bisa difoto-foto), tidak lupa dengan sambel terasi cair yang super pedas (sudah banyak berjatuhan korban ketagihan dan kepedasan), serta sumpit.

Jadi secara singkat nilai plus buat choipan Sahiati di Jakarta versi aku:

  • Rasa isian: bengkoang gurih, kuchai enak kalau suka sayur (hati-hati nyelip di gigi), talas wangi dan empuk, kacang gurih dan empuk seperti kalau ngunyah kacang kukus gitu. Overall enak semua dan balik lagi ke selera masing-masing. Note: Rata-rata konsumen Sahiati sukanya yang bengkoang.
  • Tekstur adonan: lembut dan agak kenyal (kalau kenyal banget tar jadi mochi)
  • Sambel: enak, pedes mampus
  • Bawang: crunchy kalau langsung dimakan, ngga pahit (trauma pernah beli merek lain yang bawangnya gelap dan pahit)
  • Packaging: Tahan panas, bisa masuk microwave, rapi, mudah dibawa, nice for photoshoot

Belakangan choipan Sahiati sudah banyak dipesan secara personal dan berbagai instansi, baik negeri maupun swasta. Dan kabar bahagia lainnya adalah Sahiati yang ngefans banget sama Najwa Shihab dan Andy F. Noya impiannya menjadi kenyataan. Dua public figure itu ikut menyantap choipan Sahiati dan membagikan fotonya. Memang selalu ada jalan kalau disertai niat yang tulus dan gigih (quote of the day).

andy najwa
Najwa Shihab dan Andy F. Noya [photo credit: dokumentasi SAHIATI]
Saat ini katanya Sahiati belum bisa diorder keluar kota karena menjaga cita rasa dan penyajian freshnya. Yang mau pesan via GoFood ataupun nyari restonya juga belum ada hingga pengumuman lebih lanjut dari pihak Sahiati. Oh iya, kalau yang mau goreng sendiri juga bisa, tinggal lihat video tutorial gorengnya di instagram dan pesan choipan goreng mentah, kalau yang kukus tidak dijual mentahnya.

Jadi, setelah cerita panjang ini. Sudahkah kamu mencoba choipan Sahiati?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s